Kesurupan masal
(bagian satu)
Kesurupan masal merupakan fenomena yang masih belum terpecahkan sampai sekarang, marilah kita sekarang mengkaji apa penyebabnya, apakah dari Jin yang mengganggu, atau dari magnet bumi, apakah berasal dari yang lain, dibawah ini merupakan rincian kemungkinan terjadinya kesurupan.
Sebelum kita kaji, sebenarnya manusia terdiri dari beberapa satu-kesatuan diantaranya :
- Yang bisa kita lihat bentuk fisik, tubuh atau badan kasar.
- Yang tidak mudah kita lihat, tubuh astral kita berupa aura yang membungkus tubuh.
- Fikiran sadar, yaitu pola fikir yang kita sadari, berhubungan erat dengan logika.
- Fikiran bawah sadar diluar kesadaran kita, pola pikir ini sebenarnya istimewah tapi labil, bisa mengerjakan hal-hal diluar logika.
Kita mengkaji penyebab kesurupan, terdiri dari banyak hal kemungkinan diantaranya yaitu :
A. Pengaruh dari luar kemunngkinan yang bisa mempengaruhi kesadaran.
- Radiasi gelombang fikiran manusia.
- Kena guna-guna.
- Radiasi gelombang elektromagnetik.
- Pengaruh gangguan Jin dan roh.
- Pengaruh bisingnya suara yang memekakkan telinga.
- Pengaruh garavitasi bumi berinteraksi dengan benda luar angkasa.
- Pengaruh dari gangguan Alien.
B. Pengaruh faktor biologis.
- Tenaga terforsir.
- Pengaruh dari sistim saraf.
- Kurang vitamin tertentu.
- Nutrisi kurang.
C. Kejiwaan manusia.
- Keadaan fikiran stress.
- Kurang percaya diri.
- Ada masalah tidak terselesaikan.
- Memendam rasa benci dan dendam
Dari masing-masing A sampai C merupakan kemungkinan terjadi penyebab apa yang disebut dengan kesurupan, saya kira tidak perlu dijelaskan sampai detilnya karena saya anggap banyak yang tahu tapi kita akan mengkaji hubungan sebab dan akibatnya dari kejadian-kejadian yang nyata.
Pada kehidupan keadaan kesurupan (trance) miasanya masarakat langsung menyatakan dirasuki jin atau roh, prasanggka ini sebenarnya berasal dari masarakat awam mulai dari jaman dulu hingga sekarang. Kalau kita kaji sebenarnya berbeda-beda bahkan orang yang dikatakan kesurupan itu kebanyakan sebenarnya fikiran sadarnya tidak berfungsi dan yang mengambil alih adalah fikiran bawah sadar. Fikiran bawah sadar ini sering kali mengomel atau bicara tanpa kontrol, memang begitulah fikiran bawah sadar, jika ditanya dan diajak dialog menjawab juga tapi sekenanya, disini oleh orang awam dikatakan dirasuki Jin atau dirasuki Roh.
Pada kesurupan masal yang terjadi kebanyakan dilingkungan dan kelompok-kelompok tertentu saja, bahkan pernah disuatu pabrik pada bulan-bulan tertentu (banyak pesanan) bisa beberapa hari setiap hari ada yang kesurupan, jumlah yang kesurupan meningkat, karyawannya (karyawati) kesurupan jumlahnya bisa mencapai ratusan karyawan perempuan bahkan pernah diberitakan oleh sumber berita dapat dipercaya dalam sehari mencapai empat ratus karyawati lebih, Juga bisa dilingkungan anak-anak sekolah dan kursus bisa terjadi kesurupan masal. Disinipun oleh masarakat awam ysng dicurigai penyebabnya adalah Jin atau Roh yang merasuki bahkan dukun dan paranormal juga mengkambing hitamkan Jin dan Roh.
Jika kita nalar dari peristiwa ini sebenarnya mendekati penyebab biologis dan kejiwaan dimana kalau bekerja melebihi batas tenaga fisik dan fikiran menjadi lemah dan bisa stress berat, disinilah awal mula terjadinya kesurupan masal karena kekuatan fisik dan fikiran rata-rata manusia tidak berbeda jauh. Jadi jika sudah ada yang kesurupan yang lainpun sudah diambang batas antara sadar dan tidak. Sejauh ini sampai sekarang tidak pernah terjadi kesurupan masal dipasar atau supermarket atau tempat-tempat belanja yang lain, inilah pembanding kita untuk mencari kebenaran.
Pertanyaan kita, apakah benar kesurupan ? Dari kondisi yang lemah, bekerja yang melebihi batas kekuatan rata-rata sebenarnya lemah menyeluruh, suhu tubuh meningkat dan faktor kesalahan yang dilakukan meningkat, jika bekerja pada bagian yang berbahaya resiko kecelakaan kerja besar. Kebutuhan biologis nutrisi harus terpenuhi seperti : vitamin, gizi, kalori, air melebihi batas dan harus terpenuhi. Jika tidak bisa berakibat lemahnya sistim saraf dan terjadilah kesadaran akan surut dan yang mengambil alih fikiran bawah sadar, jika mengomel dengan bahasa yang tidak dikenali atau bahasa asing sebenarnya kerja fikiran bawah sadar dari memori otak yang sebelumnya pernah terekam (secara tidak disadari terekam). Gejala ini sebenarnya bukan kesurupan dan bukan dirasuki oleh roh atau jin, tapi oleh orang awam atau dukun atau paranormal yang tidak teliti dan tidak mempelajari lebih lanjut tidak akan tahu perbedaan-nya.
Penyebab yang lain, dari pengalaman hal ini terjadi dilingkungan berdekatan tidak serempak terjadi kesurupan jumlahnya dalam 24 jam mencapai 5 orang, 2 orang pria dan 3 orang wanita remaja. Kejadiannya pada waktu ada undangan pengajian hari minggu sore, saya datang awal yang datang tiga orang termasuk saya, pada waktu saya masuk dekat dengan lokasi saya merasakan ada tekanan yang kuat sekali seakan memampatkan otak, dimampatkan dengan tekanan berat pada belahan otak kiri depan dan belahan otak kanan depan, saat itu saya berfikir, “wah dengan tekanan seperti ini pada otak, yang tidak tahan bisa membahayakan dan bisa terjadi tidak sadarkan diri atau umumnya disebut kesurupan” setelah itu saya langsung berdoa mohon perlindungan kepada Tuhan supaya saya tetap sehat da tidak terpengaruh gelombang tekanan itu.
Benar juga terjadi, setelah pengajian selesai dan juga selesai hidangan makan saat rilek dan yang suka merokok menghisap rokok. Orang yang duduk dikursi dibelakang saya terjatuh tidak sadarkan diri dan orang yang duduk disebelahnya cepat menolongnya untuk membangunkan, untung tidak lama berlangsung sekitar tiga menit sudah sadarkan diri. Orang ini selanjutnya juga dirumahnya beberapa jam kemudian kesurupan lagi, dalam waktu tidak lama beberapa jam kemudian juga ada tetangga-nya laki-laki rumahnya berjarak sekitar 20 meter kesurupan juga. Pada malam hari terjadi lagi kesurupan remaja putri yang jaraknya sekitar 60 meter dan disusul oleh remaja putri lainnya 2 remaja putri jarak rumahnya tidak jauh sekitar 30 meter dan yang satunya sekitar 15 meter, semua kejadian ini jarak terjauh dari tempat pengajian sekitar 120 meter.
Peristiwa ini dugaan saya, pancaran gelombang elektromagnetik berasal dari luar angkasa dengan alat teknologi canggih, kejadian ini saya ambil kesimpulan dari pancaran gelombang elektromagnetik dari luar angkasa karena terfokus di lokasi sekitar dan saya memasuki lingkungan itu seperti ada batas yang saya lewati dan rasanya seperti getaran dengan frekwensi tertentu, getaran yang sinkron dengan getaran gelombang otak manusia, menekan, menindas dan memperlemah gelombang otak manusia untuk kemudian diambil alih, selanjutnya kesadaran manusia dikendalikan dari jarak jauh dengan bentuk signal perintah dan intruksi dari peralatan komputer canggih lewat pancaran gelombang elektromagnetik dari satelit dengan target masa, untuk mempengaruhi sistem saraf dan fungsi otak manusia, hal ini berasal dari pancaran gelombang elektromagnetik dari stasiun Bumi dipantulkan lewat satelit pada fokus lokasi dan radius pancaran yang diinginkan untuk misi tertentu. Dalam misi yang terjadi ini ekperimen jika sudah sempurna hasilnya dapat digunakan pada keadaan-keadaan dan keperluan tertentu untuk mengendalikan fikiran manusia secara masal.
Kejadian itu kemungkinan kecil berasal dari alien juga kemungkinan kecil dari pengaruh benda-benda luar angkasa yang mempengaruhi magnet bumi dan gravitasi atau sangat kecil kemungkinan gangguan berasal dari jin. Jika dari pancaran pengaruh gangguan radiasi gelombang pikiran manusia kemungkinan besar dapat saya rasakan dan dapat saya ketahui dari arah tertentu, bersifat pancaran horosontal tidak sama ukuran besaran pancaran energi-nya, ukuran besarnya selalu berubah-ubah dengan jarak tempo yang tidak sama.
-o-
