"Selamat datang di blog ufo-spiritual.blogspot.com"

Semoga bisa memberikan INSPIRASI kepada Anda

Gambar Senjata Trisula Weda, Ratu Adil + 939

Gambar Senjata Trisula Weda, Ratu Adil + 939
Gambar hasil dari Apresiasi "Bait Terakhir Ramalan Jayabaya"

Halaman Khusus untuk Ramalan Jayabaya.

Khusus untuk Artikel-artikel Ramalan Jayabaya, bembahasan lebih luas "Senjata Trisula Weda", untuk Artikel-artikel lhusus ini yaitu Senjata Trisula Weda yang ke-4 dan seterusnya Silahkan Anda Kunjungi di Blog Khusus : http://trisulaweda939.blogspot.com/

Kamis, 16 Juni 2011

Satrio piningit

Satrio Piningit
( Satria Tersembunyi )

Satrio Piningit ramalan Prabu Joyoboyo, sampai sekarang merupakan fenomena dan misteri yang belum terungkap, dan penulis sangat tertarik untuk mengetahuinya. Maka untuk mengetahui ini penulis berusaha dengan cara spiritual termasuk meditasi untuk memohon petunjuk kepada Tuhan Sang Maha Pencipta. Apa dan siapa Satrio Piningit itu ? Tentang kebenarannya hanya Tuhan Hang Maha Tahu.

Tidak mudah memang tapi penulis tetap memohon petunjuk kepada Tuhan Sang Maha Pencipta, tidak secara langsung penulis dapatkan petunjuk, entah sudah berapa kali penulis memohon petunjuk, datangnya petunjuk itu sampai beberapa kali.
  1. Satrio Piningit bukan Imam Mahdi hal ini perbedaan waktu dan tempat, Satrio piningit akan turun di tanah Jawa, Imam Mahdi akan turun di Timur Tengah. Misi sama memperbaiki moral dan kehidupan Manusia.
  2. Satrio Piningit merupakan seorang Manusia yang menerima amanat untuk memperbaiki moral dan tatanan hidup Manusia, Satrio Piningit menerima delapan Wahyu, enam wahyu untuk eksistensi dirinya sebagai Satrio piningit enam wahyu ini tidak diajarkan, sedangkan dua wahyu untuk diajarkan, yaitu tentang kebenaran dan ilmu kebijaksanaan.
  3. Goro-goro bukan keributan massal, sebenarnya kata simbolik...harus kembali dilihat kata-kata aslinya (bahasa Jawa goro = dalam arti bahasa Indonesia bohong), kalau goro-goro berarti kebohongan. Ini sudah berjalan dari jaman Orde Baru sampai sekarang, keadaan semakin bertambah. Yang termasuk dalam ini yaitu menggerogoti kekayaan negara (korupsi, pertambangan dll).
  4. Satrio kita tengok pada jaman dulu, Ksatria merupakan Kasta terhormat, Sebagai seorang Satrio adalah mempunyai moral yang sangat tinggi dan mulia, sebagai seorang Satrio ( Satria) adalah seorang yang teguh dan kuat memegang Sumpah dan Janji. Satrio ( kasta Ksatria ) ini adalah, Tentara, Polisi dan Pejabat. Bagaimana para Satrio sekarang ? Anda dapat menilai sendiri dari masing-masing Ksatria.
  5. Satrio Piningit bermata satu, yaitu Mata Hati, merupakan indra yang ke tujuh setelah indra keenam dan merupakan mata yang keempat, dengan Mata Hati ini Satrio piningit bisa mengetahui kebenaran Tuhan, mana yang benar dan mana yang salah, sehingga kebenaran dapat dilihat, dan sebagai Satrio piningit mampu bertindak adil dan bijaksana.

    Kemampuan inilah akan dipergunakan untuk mendidik Manusia. Mata Hati Manusia sekarang sudah buta, karena tidak menghiraukan mata hatinya, berakibat tertutup oleh napsu dan ambisi, hingga Mata Hati-nya buta, kehidupan-nya serakah dan ambisius, tidak dapat membedakan benar dan salah, mana yang halal dan mana yang haram, tindakan-nya banyak melakukan pelanggaran.
  6. Satrio piningit akan muncul jika sudah terjadi goro-goro, perjuangan Satrio piningit ini secara tersembunyi tidak diketahui oleh siapapun keberadaan-nya dan apa yang diajarkaan juga tidak diketahui ajarannya karena halus caranya, ajaran Satrio piningit tidak diketahui oleh siapapun sebelum goro-goro berakhir, Satrio piningit baru diketahui jika moral dan kehidupan bangsa Indonesia sudah baik.
  7. Dari ajaran Satrio Piningit inilah kemudian menyebar ajarannya didalam hati para Satrio dan rakyat, hingga menjadi negara Mercusuar Dunia, karena para Satrio sudah bisa melihat Kebenaran dan Kebijaksanaan. Tidak korupsi, mawas diri dan hati-hati.
  8. Mahluk halus (makhluk gaib), Satrio piningit dapat menguasai dan memerintahkan makhluk halus, untuk membantunya jika diperlukan.
  9. Apakah berjuang sendirian, Satrio Piningit tidak berjuang sendirian ada Satrio-satrio lain yang membantu perjuangannya walau tidak saling kenal, dalam tingkatan spiritual saling terhubung dan bagaikan jala (jaring), antara satu dengan yang lain membentuk daya kekuatan gaib super.
Satrio piningit tidak pernah menyatakan dirinya adalah Satrio Piningit, meskipun dirinya tahu kalau dirinya Sebagai Satrio Piningit, ketika menerima wahyu dari Tuhan. Amanat untuk mengubah dan memperbaiki Moral umat Manusia dilakukan dengan kesadaran penuh, mata hatinya dapat melihat kebenaran Tuhan.

Keturunan Bangsawan, Satrio Piningit merupakan keturunan Raja yang bijaksana, sebenarnya tidak ada yang tahu dari keturunan Raja dan Kerajaan mana. Satrio Piningit sendiri tidak punya silsilah keturunan bangsawan, dan tidak tahu kalau dirinya itu keturunan Raja, yang diketahui dan dirasakan adalah dalam dirinya ada sifat-sifat sebagai seorang Satria.

Sebaiknya Kita mengoreksi Diri menekan kuat diri kita untuk berbuat baik, "Nasib suatu bangsa tidak akan berubah jika bangsa itu tidak mau merubah nasibnya sendiri", petikan dari ayat suci Alqur'an. Disinilah sebaiknya kita tidak menunggu Satrio Piningit, marilah kita berbuat baik dengan segenap kemampuan.

Kalau Kita menunggu Satrio Pinnigit berarti kita pasif, sebaiknya kita aktif, hidup dinamis dan kreatif, berbuat baik, jujur, benar, tidak melanggar hukum, tidak melanggar adat dan tidak melanggar tatanan agama, dimulai dari ruang, waktu, pekerjaan dan hidup masing-masin individu, merupakan " yang terkecil adalah yang terbesar"





Surabaya, 11 November 2012

Pantauan energi gaib :

Diluar Manusia - manusia yang terpilih sebagai Satio Piningit rupanya banyak yang ingin mendapat Wahyu Satrio Piningit (Ratu Adil) dengan laku tirakat yang berat, tapi sayangnya Tuhan tidak memilih karena mereka-mereka itu gampang tergelincir ke arah napsu - napsu duniawi, mereka tidak merasakan kalau tirakat dan lakunya itu sebenarnya untuk napsunya sendiri.

Disisi lain para Manusia yang terpilih menjadi Satrio Piningit energi-nya membentuk pusaran-pusaran kekuatan energi gaib super, memusat pada satu titik kekuatan mulai tanggal 6 November 2012 dan sampai sekarang tanggal 11 November 2012, membentuk susunan energi yang Maha Besar didukung oleh empat unsur alam yaitu ; Bumi, Air, Angin dan Api, juga dari unsur Cahaya putih yang meledak-ledak bagai kilat.

Pusaran energi itu membentuk hirarki atau susunan kekuatan berbentuk Piramid, siapa yang terletak pada sudut paling tinggi (puncak piramid) akan keluar dari Pingitan dan akan menjadi Ratu Adil dan memimpin di Dunia, Satrio Piningit yang lain akan tahu pekerjaan besar akan dimulai jika Ratu Adil sudah keluar dari Pingitan. Selama ini para Satrio Piningit sebenarnya sudah melakukan tugas masing-masing sesuai dari Wahyu yang diterima.

Alam untuk sementara diam waktu singkat (seumpama Manusia menghening), untuk menyambut datang-nya Ratu Adil, bencana alam sementara reda, akan tetapi nanti waktu keluarnya Ratu Adil keluar dari Pingitan, Alam akan menyambut keluarnya Satrio Piningit menjadi Ratu Adil Alam akan lebih aktif, bencana akan banyak beruntun,  Alam ikut bersih - bersih kotornya Dunia.

Para mahluk halus juga tahu jika Ratu Adil Akan datang, sebagian besar berkumpul pada pimpinan masing-masing (Raja), untuk mendengar petuah dari pimpinan masing-masing, guna menyambut dan menghormat kepada Ratu Adil.

Waktu kemunculan-nya sudah dekat semua tanda sudah banyak dan hampir lengkap....!


Link menuju ke halaman :
http://ufo-spiritual.blogspot.com/2013/01/senjata-trisula-weda-ratu-adil-939.html#comment-form
http://ufo-spiritual.blogspot.com/2013/01/senjata-trisula-weda-ke-2.html

Rabu, 08 Juni 2011

Alien mempelajari kode biner

Alien mempelajari kode-kode biner

Alien mempelajari kode-kode sinyal listrik biner yang berada pada satelit, permulaan mempelajari kode biner ini dimulai awal bulan Maret 2011 sampai sekarang dan selanjutnya, keperluan mempelajari kode biner ini adalah untuk dalam waktu dekat ini Alien akan akan menjalin hubungan resmi dengan Manusia. Karena Alien komunitas ini tidak ingin berperang dengan Manusia, diharapkan tidak salah paham. Bukan berarti Alien ini tidak bisa perang, tapi merupakan jago-jago perang di jagad raya hal ini bisa kita tengok cerita dalam kesenian cerita wayang kulit jago perang sebagai Pandawa. Alien Pandawa merupakan Ksatria sejati di jagat raya

Dalam misinya ini Alien tertarik satelit-satelit yang mengorbit di sebelah atas utara katulistiwa. Sudah banyak yang dipelajari, dan dikategorikan menjadi empat kelompok :
  1. Kelompok Satelit pengintaian dan Milliter.
  2. Kelompok Politik dan pemerintahan
  3. Kelompok Publik
  4. Kelompok Pengetahuan dan tekhnologi
Alien sangat tertarik dengan satu jenis satelit pengintai yang cerdas, dan merupakan target utama. Yang dipelajari. Untuk keperluan misi ini Alien berada dalam Stasiun luar angkasa dekat dengan Bumi, Stasiun ini dilengkapi dengan pesawat-pesawat kecil canggih. Sedang pesawat induknya mengorbit di jalur-jalur tatasurya mengorbit Matahari.

Selain mempelajari biner dan satelit ada tim lain yang mempelajari kehidupan di Bumi, dengan berbagai cara untuk mendapatkan informasi di Bumi, diantaranya melepas robot-robot kecil berupa hewan dan serangga tiruan di Bumi, untuk mendapat gambar dan suara.

Untuk pengambilan gambar, suara, bau-bauan dan pengindraan lain dipergunakan juga yang asli mahluk hidup Bumi dengan jalan menginjeksi bahan cair kedalam tubuh serangga, burung dan binatang yang berjalan di permukaan Bumi, sejumlah yang diperlukan. Hal ini menggunakan pengindraan lewat indra mahluk hidup dengan teknologi injeksi cairan ini hasil pengindraan dikirim ke Stasiun dengan menggunakan energi pancaran suhu tubuh, zat hidup yang berada pada hewan dan serangga. Tumbuh-tumbuhan juga diperlukan untuk pengindraan, dengan jarum-jarum kecil berisi cairan ditembakkan dari pesawat.

Manusia juga jadi alat sasaran pengindraan, tanpa diketahui oleh manusia itu ketika menginjeksi cairan lewat robot serangga yang dikendalikan dari stasiun luar angkasa, pengindraan lewat indra Manusia merupakan pengindraan yang terbaik, karena Manusia adalah fokus utama misi ini. Sifat cairan tekhnologi injeksi ini setelah masuk langsung menyebar lewat pembuluh darah dan meresap kesemua sistim syaraf.

Setelah Alien berhasil membaca arti kode biner, peralatan canggih Alien fleksibel dan dapat merepro komputer milik Manusia dengan software-nya dengan waktu sangat cepat dengan alat repro tiga dimensi (kloning), jika sudah faham bahasa yang dipakai komunikasi manusia, Alien akan memasuki jaringan Internet untuk komunikasi, Alien juga akan mencoba facebook dan sejenisnya, untuk mendekati dan mengerti lebih dekat dengan kehidupan Manusia.

Kelompok Alien ini juga memberikan informasi setelah komunikasi dengan Manusia lewat tekhnologi terjalin dengan baik akan mendarat secara resmi di permukaan Bumi. Negara yang dipilih adalah Amerika Serikat. Pada pendaratan resmi tim Alien akan turun dari pesawat menghadap Matahari terbit pada pagi hari disalah satu lapangan terbang di Amerika Serikat. Pakaian yang dipakai adalah pakaian khusus, hal ini juga untuk melindungi tubuh mereka dari tekanan atmosfir Bumi.


Klik dibawah ini menuju Artikel sejenis :

alien-mempelajari-biner
alien-mengamati-planet-bumi
dongeng-dari-luar-angkasa
dari-ketinggian-orbit-satelit
ufo-di-pulau-jawa-lain-ufo-modern.
ufo-dan-machluk-halus.html

Minggu, 17 April 2011

Jinglot

"Jinglot"
Jinglot atau jenglot.

Jinglot merupakan mahluk sejenis Jin yang berasal dari manusia, dimana manusia itu pada masa hidupnya ingin menjadi Manusia abadi. Untuk menjadi manusia abadi ini,....Manusia itu bertapa sampai tapanya diterima oleh Tuhan dan berhasil menjadi manusia abadi.

Setelah menjadi Manusia abadi, Manusia itu mengalami perubahan tidak seperti Manusia biasa, diantaranya :
  1. Tidak akan menjadi tua.
  2. Tidak akan mati seperti manusia biasa umurnya bisa mencapai ribuan tahun, umur Jinglot sudah lebih dari 1400 tahun.
  3. Perubahan fisik bentuk tungkai tumpul dari atas lurus ke bawah tidak seperti tungkai Manusia yang menonjol kebelakang.
  4. Kakinya tidak ada mata kaki seperti Manusia Normal.
  5. Perbandingan tulang belakangnya lebih besar dari Manusia (perbandingan proporsional tubuh.)
  6. Makanan Jinglot darah Manusia.
  • Makanan Jinglot yang tertangkap ini jika waktunya makan dibelikan darah dari PMI sebanyak beberapa cc. Jika sudah dimakan darah berwarna merah yang berada pada tabung reaksi kaca akan berubah menjadi  warna bening,  jika makan tanpa disentuh, makannya jarak jauh.
  1. Bentuk tubuhnya kecil 12,6 cm.
  • Hal ini karena kodrat Manusia adalah tidak abadi, Maka jinglot yang mengalami keabadian bentuk tubuhnya mengalami penyusutan tiap waktu, yaitu setelah masa umur Manusia dilewati tubuhnya mengalami penyusutan bertahap sampai menjadi kecil yaitu setelah umur Jinglot lebih dari 1400 tahun menyusut menjadi setinggi 12.6 cm.
Keistimewaan Jinglot adalah :
  1. Jinglot bisa memproyeksikan diri menjadi Raksasa setinggi 3 meter, sehingga bila Jinglot bertemu dengan Manusia, maka Manusia itu akan ketakutan dan berlari.
  2. Mata Jinglot bisa menyorot mengeluarkan sinar radiasi untuk mengendalikan Manusia.
  • Untuk antisipasi supaya matanya tidak mengendalikan Manusia ini pada waktu Jinglot dipamerkan matanya ditutup kain, rambut jinglot panjangnya setinggi tubuhnya.
Ada yang lebih tua dari jinglot yang tertangkap, yang tertangkap dan pernah dipamerkan di Pameran Paranormal dibelakang Gedung Grahadi surabaya tahun 1996 berjenis kelamin laki-laki usia lebih dari 1400 tahun. Sedangkan yang tidak tertangkap berjenis kelamin Perempuan usianya lebih dari 1600 tahun.

Jinglot yang dipamerkan itu tubuhnya dikunci dengan ilmu pengunci oleh yang menangkap jadi tidak bisa lari dan tidak bisa bergerak karena Ilmu Jinglot kalah tinggi sama yang menangkap maka Jinglot tidak bisa membebaskan diri.

NB :
Keterangan diatas berdasarkan dari Pameran Paranormal ditempat belakang Gedung Grahadi Surabaya pada tahun 1996, Juru bicara Pentas dan Atraksi diselingi dipamerkan-nya Jinglot yaitu, Mas Karebet atau Jaka Tingkir.

Kamis, 24 Februari 2011

Jalengkung

Jalengkung atau Jaelangkung

Jalengkung adalah jenis permainan yang menggunakan Roh Manusia sebagai obyek utama, karena dalam permainan ini Roh itulah yang akan berperan dalam permainan Jalengkung. Permainan ini di kota Surabaya dan sekitarnya dimainkan oleh anak-anak remaja dan orang dewasa sebagai permainan yang dikerjakan dengan cara sembunyi ditempat yang sepi dan tidak diketahui oleh orang lain selain sekelompok anak remaja atau bisa juga campuran anak remaja dan orang dewasa, karena menurut kabar dilarang oleh Kepolisian jika di ketahui. Alasannya menurut kabar dilarangnya permainan ini karena bisa saja permainan Jalengkung ini bisa mengungkap dan mengetahui berbagai rahasia, disinilah Jalengkung dilarang.

Lain daerah lain pula masakan begitulah, di kota Jogjakarta pada waktu saya tinggal di Ubud-Bali dan saat berkunjung kerumah teman itu, saya melihat lukisan hasil karya teman saya itu hampir selesai sekitar sudah 80%, yaitu lukisan itu permainan Jalengkung, menurut saya aneh yang main adalah usia anak-anak sekolah dasar yang masih kecil.

Saya bertanya kepada teman saya yang berasal dari kota Jogjakarta itu :
Mas Lukisan permainan Jalengkung itu kok anak-anak kecil begitu, apakah ada permainan Jalengkung yang main anak-anak, apakah tidak dimarahi oleh orang, apalagi jika ketahuan orang tuanya ?

Teman saya menjawab :
Tidak apa-apa di Jogjakarta yang main Jalengkung anak-anak, karena mainan Jalengkung disana mainan hiburan anak-anak kecil, waktu permainan Jalengkung pada saat Padang bulan dan pada saat bulan Purnama banyak anak-anak kecil main Jalengkung di tempat terbuka dengan curahan sinar rembulan itu anak-anak bermain Jalengkung. Lukisan itu untuk mengenang masa kecil saya dulu, karena saya sering main Jalengkung sama teman-teman dan sekarang ini saya jarang melihat anak-anak main Jalengkung di Jogja sana, disinilah saya ada mood untuk melukis Jalengkung.

Dialog singkat saya dengan teman saya yang berasal dari kota Jogjakarta di kota Ubud-Bali mengenai Jalengkung, ternyata lain dengan di kota Surabaya. Di kota Surabaya merupakan permainan yang sembunyi-sembunyi dan yang main adalah terdiri dari orang dewasa dan anak-anak remaja. Sedangkan di kota Jogjakarta yang main adalah anak-anak kecil dan ditempat terbuka dengan curahan sinar rembulan dan merupakan permainan hiburan pada waktu-waktu padang bulan dan pada saat bulan Purnama paling banyak anak-anak main Jalengkung, karena sinar bulan pada pertengahan bulan yaitu pada tanggal 15 bulan Jawa merupakan puncak paling terang cahaya rembulan.

Mainan Jalengkung terbuat dari :
  1. Sewur, adalah terbuat dari batok kelapa dan danganan terbuat dari bambu tebal (bongkotan), alat ini merupakan alat tradisional untuk mengambil air dari dalam gentong. Alat sewur ini batok kelapa sebagai kepala dan danganan (stik) sebagai badan.
  2. Kayu untuk lengan, diikat pada pundak dan ujung yang satunya sebagai tangan memegang alat tulis, alat tulis ini diikat, kapur tulis, bolpoin atau alat tulis lainnya.
  3. Baju, untuk pakaian Jalengkung
  4. Topi, dipakai sebagai penutup kepala Jalengkung
  5. Alat tulis, untuk menulis dari pertanyaan yang diajukan kepada Roh supaya menulis.
  6. Tempat menulis, papan tulis kecil atau kertas disediakan untuk menulis Jalengkung.
  7. Kemenyan atau dupa batangan Josua, dibakar untuk mendatangkan Roh, supaya cepat datang bisa juga tidak memakai media ini bisa.
Bentuk dari jalengkung merupakan bentuk boneka yang memakai topi dan baju dan satu lengan memegang alat tulis, disinilah nanti Roh akan masuk, sebenarnya permainan Jalengkung tidak memakai mantra untuk memanggilnya tapi dengan nyanyian lagu, nyanyian panggilan merupakan pemberitahuan kalau ditempat itu ada pesta kecil-kecilan supaya Jalengkung datang.

Pemanggilan Jalengkung dilakukan bersama-sama sekelompok oleh yang main Jalengkung itu, dilakukan bernyanyi bersama mengundang jalengkung itu. Jalengkung itu dipegangi danganan Sewur yang merupakan badan, posisi Jalengkung Vertikal sehingga merupakan orang-orangan atau boneka.

Karena ada pesta dan ada undangan maka Roh yang tertarik dan masuk ke boneka Jalengkung itu, jika sudah ada Roh yang masuk akan terasa berat bagi yang memegang boneka Jalengkung dan bergerak-gerak dan disinilah saatnya menanyakan permainan itu, pertanyaan pertama biasanya nama Roh itu, siapa nama anda, tolong supaya ditulis ?

Maka boneka Jalengkung bergerak-gerak untuk menulis di papan tulis yang disediakan, yang memegangi boneka Jalengkung tinggal mengikuti gerakannya dan jika roh itu bisa menulis maka akan berupa tulisan, kalau yang datang buta huruf hanya berupa coretan-coretan. Huruf bisa tulisan abjad, tulisan huruf latin, tulisan huruf Jawa, Tulisan huruf arab, tulisan huruf Cina, tulisan Belanda dan banyak macamnya tergantung yang datang Roh bangsa mana dan siapa yang roh tinggal disekitar tempat itu, bisa juga Roh dari tempat jauh.

Jika yang main Jalengkung tidak bisa baca tulisannya atau tidak mengerti bahasa tulisan Jalengkung maka Jalengkung diminta untuk kembali keasalnya dan meninggakan pesta itu, dan mengundang Jalengkung lainnya supaya datang di pesta itu, jika mengerti dan bisa diajak komunikasi lewat tulisan maka dilanjutkan dengan pertanyaan yang sebelumnya disiapkan bersama-sama, jika pertanyaan terjawab tidak akan mengundang Jalengkung lagi. Permainan selesai maka jalengkung disuruh meninggalkan pesta itu karena pesta sudah selesai.

Demikianlah pembahasan kita mengenai Jalengkung, saya ucapkan terimakasih kunjungan pada blog ufo-spiritual.blogspot.com anda dan semoga anda dan keluarga sehat dan sejahterah selalu. Sekali lagi saya ucapkan banyak-banyak terimakasih.

Rabu, 16 Februari 2011

Pertapa di Pulau jawa.

Pertapa di Pulau Jawa

Kali ini kita membahas mengenai Pertapa, Tapa sebenarnya banyak macamnya akan tetapi disini akan kita bahas mengenai pertapa yang duduk bersila sampai berbulan-bulan dan bahkan sampai bertahun-tahun tanpa makan dan minum juga tidak bergerak sama sekali. Apakah orang itu mati? Orang itu hidup tetap mengalami pertumbuhan seperti rambut, kuku dan juga usia tetap sesuai dengan perkembangan usia orang itu, meskipun Bertapa sampai dua atau tiga tahun bahkan ada yang lebih sepuluh tahun.

Pada zaman dahulu di tanah Jawa masih banyak yang bertapa jenis ini, yaitu pada zaman Hindu dan Budha, dari kedua sumber Agama itulah kemudian berkembang menjadi bertapa yang banyak kita dengar dan kita kenal kebiasaan orang-orang jaman dulu. Yoga ( keseimbangan ) dan Meditasi dikenal oleh orang India dan kedua agama itu. Disinilah bermula dari ajaran Yoga dan Meditasi, dikenal pula Bertapa.

Sekarang ini masih banyak pula orang yang melakukan bertapa di pertapan, tapi tidak seperti jaman Hindu dan Jaman Budha, pada masa itu kekuatan fisik dan batin Manusia lebih kuat dari jaman sekarang. Yang mempunyai kekuatan seperti orang-orang Jaman Hindu dan jaman Budha sekarang ini sangat jarang sekali. Tempat bertapa di atas gunung di gua dan tempat khusus lainnya.

Secara logika memang tidak mungkin, tapi dengan latihan bertahap dan tatacara untuk persiapan bertapa yang termasuk latihan ini ialah Konsentrasi dan Pernafasan, adalah saya rasa mungkin, untuk anda terserah anda, kalau langsung tidak dapat dilakukan dan kalau memaksakan diri akan masuk rumah sakit, bisa juga meninggal dunia.

Dalam persiapan ini termasuk belajar bekal-bekal ilmu untuk melindungi Diri dari binatang dan gangguan lainnya termasuk gangguan dari semut dan serangga lainnya. Mantra-mantra dipelajari oleh Pertapa dari Guru Pembimbing dan melakukan puasa cara Puasa Orang Jawa secara bertahap dibimbing oleh Guru Pertapa, belajar Meditasi dan melakukan, Meditasi secara rutin, disiplin dan masih banyak lagi persiapan lainnya. Dalam waktu persiapan Bertapa ini membutuhkan waktu setahun lebih, bisa dua tahun dan tiga tahunan.

♣ Cara membangunkan Pertapa.

Sekarang bagaimanakah cara membangunkan orang bertapa supaya dapat bangun dan sadar kembali? Orang-orang yang melakukan bertapa meninggalkan pesan kepada keluarganya jika akan bertapa dan ditunjukkan tempatnya dan berpesan cara membangunkan jika sudah sampai waktu yang ditentukan.

Disini sebenarnya ada dua versi, ada yang mengatakan jika bertapanya belum diterima maka tidak akan sadar kembali ( sadar sendiri ), bahkan katanya bisa juga berubah jadi patung batu, bahkan juga menyatakan bisa beruba menjadi binatang jika kena kutukan Tuhan.

Kita membahas versi yang meninggalkan pesan kepada keluarganya karena disinilah saya ada titik terang dan mendapat info cara-cara membangunkan dan merawat pertapa yang sudah sadar itu, dan masih mendekati akal sehat dalam pemikiran logika.

Di Pulau Jawa makanan pokok adalah Nasi yang terbuat dari Padi yang di kupas dengan cara ditumbuk pada jaman dahulu, sekarang ini digiling dengan mesin penggilingan Padi. Disinilah kunci utama dalam membangunkan Pertapa itu cara yang sederhana dan bisa dilakukan oleh orang biasa ( tidak punya ilmu kebatinan dan sejenis ).

Cara yang dilakukan sebelum membangunkan, untuk persiapan perlengkapan menanak Nasi harus lengkap dan ditambah beberapa Kipas untuk mengipasi Nasi yang sudah masak nantinya, yaitu untuk mengarahkan Uap Nasi ke tubuh Pertapa.

Pertapa yang sudah waktunya dibangunkan dengan Uap Nasi, setelah Nasi itu sudah masak langsung di tumpahkan sekeliling Pertapa, Nasi dialasi daun pisang, dari Uap Nasi yang mengepul itu diarahkan ke tubuh Pertapa yang belum sadar dengan cara dikipasi, dari Uap Nasi ini Pertapa akan sadar kembali walau sudah bertahun-tahun tidak makan, tidak minum dan tidak pula bergerak duduk bersila.

Dalam kondisi ini keadaan jasmani atau badan Pertapa masih lemah, maka diperlukan perawatan khusus pada masa itu mungkin kalau jaman sekarang dirawat dirumah sakit dan di infus untuk mengembalikan kondisi Kesehatan badan yang lemah dan kekurangan cairan dalam tubuh Pertapa. Untuk perawatan cara yang dipakai pada masa itu seperti ulasan dibawah ini.

Untuk perawatan dan pemulihan kondisi badan yang lemah cara masa lalu, selanjutnya badan yang kurus dan sudah tidak kemasukan makanan yang sudah bertahun-tahun itu tidak langsung memakan Nasi, makanan pertama Madu asli sedikit untuk membasahi mulut membuka tenggorokan lambung dan usus, sampai beberapa hari dan selanjutnya dicampur dengan air hangat masih kental tidak boleh terlalu cair, untuk minum ini tidak boleh kebanyakan sedikit demi sedikit, kalau kebanyakan akan muntah, karena perbedaan larutan air dalam perut dan larutan air dalam darah belum sesuai maka perut akan menolak dan terjadi muntah.

Demikian juga juga orang yang puasa tidak makan dan tidak minum tiga hari tiga malam, tujuh hari tujuh malam, duapuluh satu hari dua puluh satu malam dan juga tidak makan tidak minum sampai empat puluh hari empat puluh malam, tahapan ini harus dilalui kalau memaksa minum banyak karena haus perut akan menolak sebab perbedaan konsentrasi larutan dalam perut tidak sesuai dengan konsentrasi larutan dalam darah.

Perawatan tahapan selanjutnya yaitu minum air campur madu agak encer dan ditambah dengan Tajin, tajin yaitu kalau menanak Nasi secara tradisional, dua tahap pada tahap pertama ditanak dulu dengan air disini airnya diperbanyak dan setelah mendidih dan kental air tajin itu diambil dengan sendok atau alat lain yang bisa dipergunakan untuk mengambil tajin. Fungsi tajin ini adalah untuk memulihkan getah perut, menebalkan lambung dan usus supaya dapat menerima Nasi, untuk mencegah supaya tidak mencret atau diare.

Setelah dapat minum madu campur air air hangat agak banyak dan tajin selanjutnya makan bubur dari tepung beras, tahapan berikutnya makan bubur dari beras agak lunak dan berikutnya bubur kasar setelah itu baru makan Nasi sedikit dikombinasi dengan bubur kasar dan jika sudah dapat menyesuaikan baru makan Nasi sebagai mana mestinya dengan sayur juga makan buah yang mendukung proses pemulihan kesehatan.

Orang yang selesai melakukan Bertapa akan punya banyak kelebihan, dan banyak mempunyai ilmu karena selama melakukan Bertapa diberi petunjuk Tuhan sesuai yang Pertapa inginkan.

Apakah bukan Pertapa dapat bertahan hidup walau tidak makan dan tidak minum ?

Inilah kita sebagai manusia selalu ingin tahu termasuk saya, dari cerita turun temurun saya dapatkan, pada waktu jaman dahulu pernah terjadi di suatu Desa keadaan alamnya masih banyak pohon-pohon besar, dan salah satu pohon besar itu berongga, pohon itu sangat besarnya sampai didalam rongga pohon itu bisa untuk ditempati oleh anak kecil dan ada lubang tembusan lubang yang bisa dimasuki oleh anak kecil usia sekitar anak sekolah dasar kelas tiga ke bawah.

Pada suatu hari sekelompok anak-anak itu bermain sembunyi-sembunyian, permainan ini diikuti oleh anak lelaki dan juga anak perempuan. Permainan ini bergantian yang mencari satu anak dan yang lain bersembunyi, pada suatu saat anak yang satu dicari tidak ditemukan sampai lama, kemudian yang lain ikut membantu mencari karena dalam permainan ini harus dapat ditemukan semua baru kemudian berganti yang akan mencari teman-temannya yang bersembunyi.

Setelah anak-anak tidak dapat menemukan permainan selesai tidak main lagi pada pulang dan meloporkan ke orang Tua masing-masing kalau temannya ada yang hilang, maka para orang Tua dan orang dewasa di Kampung itu semua membantu untuk mencari anak yang hilang itu, dan karena tidak dapat menemukan dalam pencarian itu sampai beberapa hari dianggap anak itu diculik oleh Jin penghuni disekitar pepohonan itu.

Sampai beberapa minggu, berbulan-bulan kemudian tidak dapat ditemukan sampai bertahun-tahun dan puluhan tahun tidak ada kabar keberadannya anak yang hilang itu, teman-teman sepermainan sudah dewasa dan sampai Tua menjadi kakek nenek, ada yang tua dan yang sudah meninggal dunia.

Teman-teman sepermainan sampai pada usia sudah Tua dan pohon paling besar berongga dan berlubang itu daun-nya rontok dan kering sampai bertahun tahun kemudian menjadi lapuk dan sampailah pohon itu tumbang karena pohon kering itu menjadi lapuk.

Pohon itu tumbang menjadi terbelah dan remuk, apa yang terjadi setelah pohon itu tumbang dan terbelah, didalam rongga pohon itu ada seorang manusia usianya sudah Tua berambut panjang sampai sepanjang mata kaki, berjenggot panjang, dan kuku tangan dan kuku kaki juga panjang, tingginya tidak setinggi orang normal agak pendek karena pertumbuhan badan tertahan oleh tingginya rongga.

Maka cepat tersiar penemuan orang tua itu, dan yang merasa pernah kehilangan teman sepermainan di masa kanak-kanak dan juga keluarga dan kerabat dari orang yang pernah merasa pernah kehilangan anak pada masa dulu pada berdatangan untuk melihat, maka dilihat tanda-tanda anak yang pernah hilang itu yaitu tahi lalat dan tanda tanda luka dan goresan di kulit, juga tanda-tanda lain menandakan orang itu adalah anak yang hilang lebih dari 60 tahun yang lalu, teman sepermainan usianya sudah mencapai hampir delapan puluh tahun.

Tanda tanda di tubuh ini diperkuat oleh teman-taman serpermainan bahwah orang itu adalah teman yang hilang pada masa anak-anak dulu, kondisi fisik orang yang berasal dari dalam pohon itu normal tapi agak pendek dari orang normal hal ini disebabkan karena terhambat tempat yang ditempati terbatas.

Posisi orang itu berdiri dan belum sadar, jadi waktu pohon tumbang ya jadi posisi tidur, dan diangkat oleh orang-orang ditempatkan ditempat yang layak. Selanjutnya keluarga yang pernah merasa kehilangan dan orang-orang kampung berunding bagaimana sebaiknya maka dicari orang pintar termasuk dukun.

Setelah beberapa lama tidak ada yang dapat menyadarkan dan membangunkan dari keadaan itu, sungguh di sayang keadaan orang itu sebenarnya dapat disadarkan dan dibangunkan jika bertemu orang yang dapat membangunkan dan menyadarkan orang yang Bertapa, tapi tidak bertemu dan tidak ada dapat membangunkan.

Minggu, 23 Januari 2011

Rahasia Keris bisa berdiri

Rahasia Keris bisa berdiri
( Diulas oleh Ki Sutarno )

Ki Sutarno adalah ahli dalam hal mendirikan Keris, kini Rahasianya akan diulas oleh Ki Sutarno.

Pada mulanya Ki Sutarno masih dalam usia Remaja melihat orang mendirikan Keris dan Ki Sutarno minta diajari untuk mendirikan Keris, tapi orang itu mengatakan kalau ingin bisa mendirikan Keris harus mempunyai Ilmu dulu baru bisa mendirikan Keris, Ilmu yang dimaksud ini dalam Masyarakat Jawa adalah Ilmu Kebathinan, Tenaga Dalam dan masih banyak Ilmu-ilmu sejenis ini. Orang itu tidak mau mengajari walau sudah kenal dan akrap, memang usia orang itu lebih Tua dan sudah banyak pengalaman dalam hal Ilmu.

Ki Sutarno karena benar-benar ingin bisa mendirikan Keris maka berfikirlah dengan menggunakan logika apa benar untuk mendirikan Keris harus mempunyai Ilmu dulu baru belajar mendirikan Keris, berfikir dan berfikir terus karena penasaran. Dalam pencarian ini tidak percaya kalau mendirikan Keris itu harus punya Ilmu dulu baru belajar mendirikan Keris, dan menemukan jawaban kalau mendirikan keris itu yang diperlukan bukan Ilmu Kebathinan dan semacamnya tapi harus trampil dalam hal keseimbangan menguasai benda, supaya dapat berdiri tidak jauh dengan hukum Fisika yaitu gravitasi.

Ki Sutarno karena benar-benar ingin bisa mendirikan Keris maka berlatihlah setiap ada waktu untuk mendirikan Keris, latihan ini setiap hari dilakukan bahkan bisa lebih dari satu kali. Ki Sutarno dengan Tiga Keris miliknya dipakai latihan bergantian dan semakin percaya kalau untuk mendirikan Keris tidak memerlukan Ilmu tapi harus trampil dalam hal keseimbangan benda, karena sesekali sudah bisa berdiri walau sebentar kemudian roboh Keris yang dia pakai berlatih itu.

Dari hari ke hari semangat Ki Sutarno bertambah terus karena semakin trampil untuk mendirikan Keris dan kenyataan seperti yang Ki Sutarno fikirkan, memang untuk mendirikan Keris tidak perlu belajar Ilmu kebathinan atau Ilmu semacamnya akan tetapi harus mengusai keseimbangan benda dan harus berlatih sampai benar-benar trampil dan menguasai keseimbangan yang ada hubungannya dengan ilmu Fisika yaitu Gravitasi dan perbandingan Berat benda.

Dari pengalaman itu Ki Sutarno tahu kalau untuk mendirikan Keris itu harus ada keseimbangan juga luar dan dalam, artinya harus benar-benar konsentrasi untuk merasakan, kapan waktunya Keris harus dilepas. Menurut Ki Sutarno harus sama antara Rasa dan Perasaan dengan Keris yang dipegang, atau bisa disebut harus sinkron.

Dari hasil latihan itu maka waktu yang dibutuhkan untuk mendirikan Keris semakin cepat dan semakin trampil. Setelah itu Ki Sutarno mencoba juga selain Keris yaitu berbagai senjata tajam yang ujungnya runcing dan ternyata bisa juga walaupun bukan Keris termasuk Pisau dapur.

**Ki Sutarno memperagakan mendirikan Keris dan senjata tajam.

Karena Ki Sutarno sudah kenal dekat dengan saya, maka sewaktu saya berkunjung ke rumah Ki Sutarno saya minta untuk memperagakan (demo) mendirikan Keris. Ki Sutarno tidak keberatan dan diambil Keris yang ada didalam almari untuk peragaan, tempat untuk mendirikan keris diatas meja kaca dan tidak lebih satu menit Keris sudah bisa berdiri. Wah hebat benar pikir Penulis, permukaan kaca yang licin itu Keris tidak terpeleset.

Setelah itu mengambil Tombak yang ada di tembok, Tombak ini bergagang ( batang tombak ) pendek sekitar 50 cm panjang mata tombak kurang lebih 25 cm. Sebelum mendirikan tombak ini Ki Sutarno menjelaskan, kepada Penulis kalau berat Batang Tombak dijumlah dengan berat Mata Tombak, Rangka penutup mata Tombak kalah beratnya, jadi untuk mendirikan Tombak itu, Rangka tombak harus disandaran supaya tidak terdorong oleh berat jumlah berat dari Mata tombak dengan Batang tombak.

Posisi Rangka tombak Horizontal dan posisi Mata tombak dengan Batang tombak Vertikal, sandaran yang dipakai tembok, diatas meja kaca. Tidak sampai dua menit Tombak berdiri, tombak itu dibiarkan berdiri Kami berbincang dan dijelaskan jika tidak pakai sandaran tidak bisa dan diperagakan juga, ternyata benar juga Rangka terdorong dan Tombak tidak bisa berdiri.

Pisau Dapur biarpun ujung runcing tidak ditengah mata pisau bisa juga, pisau diambil ke dapur setelah itu mengambil buku yang beratnya lebih dari pisau dapur, tidak begitu tebal, kata Ki Sutarno yang penting beratnya harus lebih dari berat pisau dapur. Buku diletakkan diatas meja dan ujung pisau dapur disandarkan di ketebalan buku, hanya beberapa detik Pisau dapur berdiri.

Kami berbincang lagi, dan dijelaskan pula oleh Ki Sutarno kalau Pedang juga bisa di dirikan seperti mendirikan Keris.

Penulis  bilang : Sungguh bisa ta, pedang kan panjang, dimana Pedang-nya ?
Ki Sutarno menjawab : Bisa...akan saya buktikan.

Keris, Tombak, Pisau dapur semuanya diambil dan dikumpulkan, sekarang acara Kami ganti yaitu Ki Sutarno mendirikan Pedang, kemudian Ki Sutarno mengambil Pedang masuk ke dalam ruang belakang. Sementara Penulis menunggu. Tidak lama pedang itu dibawah lengkap dengan rangkanya.

Pedang dikeluarkan dari sarung pedang dan sebelum memulai Ki Sutarno menjelaskan kalau berat rangka yang terbuat dari Kayu dan dikombinasi pelat untuk memperkuat dan memperindah Sarung pedang itu beratnya masih kalah dengan berat bilah Pedang itu, dari ini Pedang bisa berdiri jika Rangka pedang itu disandarkan untuk menahan dorongan beratnya bilah Pedang.

Kemudian Ki Sutarno mengambil tempat dilantai yang terbuat dari porselin, ujung Rangka Pedang disandarkan ditembok posisi Horizontal, kemudian ujung Pedang lancip di bawah menumpu di atas lantai porselin pada posisi Vertikal. Tidak sampai dua menit Pedang bisa berdiri.

Penulis bertanya pada Ki Sutarno berapa panjang pedang itu, dijawab oleh Ki Sutarno kalau panjang pedang diukur dari Ujung Pedang sepanjang 115 cm (seratus lima belas sentimeter). Bentuk pedang tajam kedua sisinya menyerupai model Pedang Eropa.

Kalau Anda ingin bisa mendirikan Keris, Anda tidak perlu belajar dulu Ilmu kebathinan dan sejenisnya terlebih dulu, kalau Anda ingin bisa membuat keris bisa berdiri kata Ki Sutarno lakukan tiga langkah yaitu :
  1. Tekun berlatih tiap hari sampai bisa.
  2. Konsentrasi pada waktu mendirikan Keris
  3. Rasakan, gunakan rasa dan perasaan untuk merasakan kapan Keris pada posisi seimbang dan tepat waktu untuk melepas Keris itu sehingga bisa berdiri.
Kata Ki Sutarno ada juga orang yang bisa mendirikan Keris tanpa sandaran di ujung bilah Keris itu, jika Keris itu ada penghuninya Jin dan yang mempunyai Keris itu dapat memerintah Jin penghuni Keris itu supaya bilah Keris itu dapat berdiri.

Untuk mendirikan Keris tidak diperlukan ilmu kebathinan dan sejenisnya, juga tidak diperlukan Mantra yang diperlukan adalah tekun berlatih sampai benar-benar trampil. Jika ada yang bilang memerlukan Mantra dan ilmu kebathinan, tenaga dalam dan ilmu yang lain adalah bohong.

Dalam tatacara mendirikan Keris ada tatacara yang berlaku dan yang melakukan tatacara ini pencinta Keris, yaitu sebelum mendirikan Keris mulai dari cara mengambil dan cara mengeluarkan Keris dari rangkanya ada tata cara khusus dan menyebut nama-nama Empu yang dia ketahui, seperti Empu Gandring, Empu Supo dan menyebutkan Empu lain yang diketahui adalah tatacara yang sangat sopan, tujuan ini adalah untuk menghormati para Empu dan leluhur karena Keris merupakan karya seni yang luhur dan sangat tinggi nilainya.

Kesimpulan : Keris bisa berdiri karena keseimbangan dan dari hasil ketekunan berlatih untuk mendirikan Keris tidak harus punya ilmu tenaga dalam, kebatinan, dsb.


Surabaya, tgl. 01 Juli 2011
NB :
Untuk Kang Rama dan terimakasih komentar Anda.
Memang ada orang yang punya Ilmu dan bakat menggerakkan benda-benda, dari bakat ini jika mendirikan Keris bisa berdiri tanpa disentuh. Dengan perintah pikiran Keris bisa berdiri, seperti yang Anda maksud memang fakta.


Link artikel Keris dan Tombak :

Keris-dan-tombak-1
Keris-dan-tombak-2
Keris-dan-tombak-3
Keris-dan-tombak-4

Sabtu, 08 Januari 2011

Keris dan Tombak-4

Keris dan Tombak
(bagian ke-4)

Untuk mengetahui mana yang diciptakan dulu Keris atau Tombak, Saya mencoba untuk mencari tahu dengan cara berbicara secara langsung dengan Roh pencipta pertama Keris dan tombak bagaimana sebenarnya dan mana yang lebih dulu diciptakan. Saya sengaja tidak bertanya pada yang ahli dibidang ini karena pikiran Saya supaya tidak terpengaruh oleh keterangan orang yang sudah ahli, setelah dapat nanti akan saya cocok-kan dengan orang yang mengetahui tentang Keris dan Tombak.

Untuk melakukan ini Saya datang kerumah teman bernama Hariono yang biasa berlatih berdua dan membakar kemenyan hobi Kami sama meski dasar ajaran berbeda dengan Saya dan letak rumahnya yang sepi dan sudah biasa kalau membakar kemenyan dan tetangganya pun sudah terbiasa jika mencium bau harum kemenyan, teman Saya ini menguasai Perhitungan Primbon Jawa yang belajar dari ayahnya juga belajar Ilmu Jawa.

Pada jam satu lewat seperempat Saya baru mulai, tempat yang Saya tempati diluar rumah yaitu di halaman depan rumah, karena musim hujan dan tanahnya becek maka Saya memakai kursi panjang yang terbuat dari dua bilah papan kayu sepanjang 200cm dan lebarnya 40cm sebenarnya kurang lebar untuk duduk menyilang karena didepan Saya letakkan angglo kecil yaitu alat untuk menyalakan bara api arang pembakar kemenyan dan juga untuk meletakkan kipas terbuat dari bambu berbentuk segi empat.

Arang Saya nyalakan dan Saya kipasi sampai membara setelah itu baru mulai duduk bersila diatas kursi panjang menghadap ke arah Timur, dan berdoa kepada Tuhan supaya diberi perlindungan dan diberi keselamatan, setelah itu Saya lanjutkan dengan permohonan kepada Tuhan supaya Saya dapat berkomunikasi secara langsung dengan Roh pertama pencipta Keris dan Tombak untuk mengetahui mana yang dicipkan lebih dulu.

Setelah itu Saya membakar serpihan kemenyan dan membaca mantra dengan mata terpejam dengan cara membaca berulang-ulang untuk menguatkan konsentrasi,setelah kemenyan kemenyan di bara api habis yaitu tidak mengeluarkan bau lagi maka Saya taburkan lagi serpihan kemenyan,demikian Saya lakukan berulang-ulang. Waktu berjalan sampai lama belum datang juga dan Saya perlu istirahat dulu dan juga bara api sudah kecil perlu di kipasi supaya membara lagi.

Saya lihat jam ternyata Saya duduk tadi selama tepat setengah jam dan Saya masuk ke dalam rumah didalam ada dua teman Hariono dan Margono yang dari awal menemani Saya pergi ke rumah Hariono.

Margono bertanya : Bagaimana sudah berhasil ?
Saya jawab : Belum.
Margono bertanya : Kemenyan masih ada ?
Saya jawab : Masih.
Margono berkata : Masih bisa dipakai lagi jangan putus asa !!!
Saya jawab : Ok...Saya perlu istirahat dulu sepuluh menit.

Setelah istirahat sepuluh menit saya mulai lagi ketempat untuk memulai,sisa serpihan kemenyan yang sudah dilumatkan didalam buntalan sobekan kertas koran saya buka. Bara api arang yang sudah mengecil perlu dikipas lagi dan perlu menambah sedikit arang dan arang saya kipasi sampai api membara sesuai dengan yang saya perlukan.

Setelah bara api siap,saya baru mulai duduk bersila mata terpejam berdoa memohon kepada Tuhan Yang maha Esa dan membaca mantra yang diperlukan dan mulai membakar kemenyan dengan cara menaburkan kemenyan sedikit demi sedikit,setelah bau kemenyan habis saya ulangi lagi sambil membaca mantra berulang-ulang.

Lama juga Roh yang saya perlukan belum hadir sampai kemenyan tinggal tiga taburan belum juga Roh yang saya perlukan belum hadir, saya sudah berusaha maksimal sampai tinggal dua taburan belum juga hadir dan pada taburan yang terakhir ada reaksi dari alam angin mulai bertiup dari arah depan mula semilir semakin lama semakin bertambah keras tiupan angin itu tepat ke arah saya.

Sobekan kertas koran yang saya letakkan di kursi tepat didepan ditiup angin dan terlempar kearah kanan hal ini saya ketahui dari suara dan jatuhnya kertas itu berbunyi seakan ada yang sengaja melemparkan sobekan kertas itu. Saya tetap konsentrasi dengan mata terpejam dan posisi duduk tegak mata memandang kearah depan.

Angin semakin kencang dan semakin keras tiupan angin itu tepat lurus dari arah depan,disini saya mulai merasakan kalau Roh yang saya tunggu-tunggu akan datang. Tiupan angin semakin keras dan kencang sampai saya merasa terdorong dan harus mempertahankan keseimbangan tubuh agar tidak terlempar oleh tiupan angin yang sangat keras dan kencang itu, semakin kencang sampai kulit wajah saya seperti di tekan dan dipijat oleh angin yang demikian keras dan kencang itu juga saya harus menjaga keseimbangan badan supaya saya tidak jatuh dan tidak terlempar oleh tiupan angin.

Tiupan angin mulai berkurang dan dari depan kelihatan sinar nan putih dan bersih menerangi alam dan semakin lama semakin jelas dan menyilaukan, tapi kemudian sinar berkurang berganti pemandangan alam. Tepat didepan saya ada Telaga dan ditengah-tengah kolam itu ada satu bunga Teratai, bunga Teratai itu satu dan tumbuh sempurna bunganya ada satu belum mekar masih kuncup tumbuh disebelah kanan dari arah pandangan tempat saya.

Alam semakin terang dan kelihatan semua keadaan disekitar tempat itu ternyata dikelilingi oleh hutan yang sangat lebat ditumbuhi oleh bermacam-macam tumbuhan besar dan ada juga yang kecil tapi jarang. Pemandangannya sangat indah, terasa tenang berada di tempat itu dan hawa yang sejuk saya rasakan.

Nampak jauh di seberang telaga sana ada sumber sinar di tepi telaga semakin terang dan mulai berbentuk gambar transparan tubuh seorang Pria berpakaian serba putih dan memakai ikat kepala juga putih. Gambar semakin jelas dan tampaklah wujud yang sebenarnya seorang Pria berdiri, pakaian yang dipakai menandakan kalau pakaian dari jaman dulu dimana di Pulau Jawa masih jaman Agama Hindu dan Budha, pakaian seorang Begawan dan saya yakin kalau itu Begawan.

Begawan itu posisi berdiri itu dan kemudian duduk bersila menghadap telaga dan saya secara mendadak terbang di atas telaga posisi disebalah kiri bunga Teratai, rasanya ada energi yang menatur menuju ke Begawan di seberang sana. Setelah sampai di seberang posisi saya duduk bersila menghadap Begawan, jarak posisi saya duduk bersila sekitar 100 cm.



Berbicara dengan Roh Begawan pencipta Tombak.

Saya mulai bertanya kepada Roh Begawan itu karena saya yakin inilah Roh pencipta pertama diantara Keris dan Tombak, saya benar-benar belum tahu dan memerlukan penjelasan dari Roh itu selanjutnya saya bertanya.

Saya berkata : Saya sangat memerlukan penjelasan dari Anda.....mudah-mudahan Begawan tidak keberatan untuk menjelaskan tentang Keris dan Tombak, mana yang diciptakan lebih dulu Keris atau Tombak dan mungkin ada hal lain yang perlu saya ketahui sehubungan dengan hal ini.

Begawan : Saya akan menjelaskan ilmu pengetahuan Keris dan tombak kepada Anda.

Keadaan yang saya rasakan : Hawa yang tadinya sejuk berangsur-angsur berubah menjadi hawa hangat dan rasanya saya seperti dibungkus oleh hawa yang hangat itu.

Penjelasan dari Begawan : Pada mulanya keadaan di mana tempat Saya hidup, keadaan kacau karena diserang oleh Kerajaan lain. Keadaan Raja beserta keluarga menderita, apa lagi Rakyat sangat menderita dan banyak yang kelaparan. Dari keadaan ini Raja berfikir bagaimana cara untuk mempertahankan Kerajaan dan mengusir penyerang supaya keadaan normal kembali.

Kalau melihat kekuatan Tentara Kerajaan dan Rakyat untuk mengusir penyerang memerluka waktu yang panjang dan pengorbanan yang sangat besar karena Tentara Musuh sangat kuat. Dari pemikiran ini timbullah suatu pemikiran yaitu diperlukan senjata yang sangat ampuh untuk berperang untuk mengusir Musuh dan dalam jangka panjang untuk mempertahankan Bangsa dan Negara supaya aman tentram dan sentosa.

Dari pemikiran ini kemudian Raja menunjuk Saya untuk menciptakan senjata yang sangat ampuh karena dinilai oleh Raja kalau Saya mampu melaksanakan tugas ini. Kemudian Saya dilpanggil oleh Raja lewat seorang Utusan Raja, supaya Saya menghadap Raja karena ada yang akan dibicarakan.

Kami membicarakan soal senjata secara rahasia yaitu pertemuan empat mata ( pertemuan berdua ), Raja menyampaikan maksudnya kepada Saya, kemudian Saya berfikir dan menemukan solusinya yaitu bertapa di tempat ini ditepi Sendang ini untuk minta petunjuk kepada Tuhan Sang Maha Pencipta untuk menciptakan senjata yang sangat ampuh untuk mengusir musuh di dalam Kerajaan dan untuk mempertahankan Bangsa.

Begawan : Setelah beberapa lama saya bertapa mendapat petunjuk berupa suara :
Jika ingin menciptakan senjata yang ampuh dan dahsyat lihat-lah didepanmu ditengah Telaga.

Saya alami : Ada energi yang mengatur kecepatan komunikasi sangat tinggi, seketika saya melihat bunga Teratai itu tepat di depan saya duduk bersila seakan saya terbang di atas air di tengah Telaga keadaan benar-benar nyata.

Bunga Teratai yang indah dan sempurna tumbuh ditengah Telaga air nya sangat jernih terlihat semua, mulai dari tanah, air, bunga Teratai lengkap dengan daun-daun batang daun dan satu bunga masih kuncup terlihat jelas batang bunga dan kelopak bunga belum membuka di sebelah kanan, posisi saya menghadap ke arah timur.

Fokus penglihatan pada batang bunga terus naik ke kelopak bunga, ujung paling atas mulai membuka kemudian perlahan-lahan membuka dan kelihatan bunga Teratai putih mengeluarkan cahaya berpendar putih bersih dan mekar terus sampai bunga Teratai itu mekar sempurna dengan cahaya lebih terang dari sebelum-nya.

Begawan bercerita :

Maka saya melihat ke tengah kolam ada satu bunga Teratai dengan satu bunga yang belum mekar, dan saya mengkaji tentang bunga Teratai itu.

Setelah mengkaji saya dapatkan kalau untuk membuat senjata yang sangat ampuh dan dahsyat harus mempunyai daya dan kekuatan empat unsur yaitu unsur Bumi, unsur Air, unsur Angin dan unsur Api seperti bunga Teratai tumbuh dan hidup di tengah Telaga dengan Air yang Jernih.

Setelah pengkajian ini Saya dapatkan ketentuan Senjata Tombak sebagai berikut :

  1. Senjata kekuatan empat unsur memerlukan proses pembuatan cara Spiritual.
  2. Bentuk senjata serupa dengan bunga Teratai, terdiri dari Batang Tombak dan Mata
    Tombak.
  • Panjang Batang Tombak paling pendek satu jengkal diatas kepala pemakai, yaitu diukur dari tinggi badan ditambah satu jengkal pemakai, untuk yang menghendaki lebih panjang bisa disesuaikan.
  • Mata Tombak terbuat dari logam keras yang berlapis seperti bunga Teratai yang masih kuncup.
  • Mata Tombak dimasukkan di dalam Kerangka Mata Tombak seperti bunga Teratai yang masih kuncup dalam kelopak bunga dan Mata Tombak dibuka saat situasi bahaya yaitu dimana situasi siap Tempur.
  1. Pada waktu akan memakai jauh sebelumnya senjata Tombak diperlukan persiapan yaitu Batang Tombak ditempelkan di kening, posisi Badan dan Tombak tegak lurus ( vertikal ) dan berdoa. Cara ini supaya Daya dan Kekuatan empat unsur Tombak menyatu dengan Daya dan Kekuatan yang berada pada Manusia untuk menimbulkan Daya dan Kekuatan yang sangat dahsyat.
Keris

Keris yaitu merupakan perkembangan dari Tombak untuk membawa senjata yang lebih praktis dan bentuk Keris itu selanjutnya bervariasi ada yang berluk (berkelok-kelok).

Cara penggunaan Keris yaitu Keris ditempelkan di Kening ( vertikal ) ujung Keris diatas dan berdoa, setelah itu Keris satu jengkal kedepan jarak dari Kening, untuk membuka kerangka Keris ( sarung ) di tarik keatas bersamaan dengan menarik bilah Keris ke arah bawah gagang Keris menuju ke pusar sampai menempel, selanjutnya digunakan sebagaimana mestinya. Dengan cara ini daya kekuatan Keris menyatu dengan daya kekuatan manusia.

Saya singkat saja tulisan komunikasi ini, karena yang lain tidak begitu penting.....!!!

Setelah komunikasi selesai saya menanyakan nama Begawan itu :

Saya bertanya :Siapa nama Anda ?
Begawan menjawab : Tuhan Maha Perkasa
Saya bertanya lagi : Siapa nama Anda mohon disebutkan ?!
Begawa menjawab : Tuhan Maha Perkasa
Saya ulangi sekali lagi pertanyaan yang ke-3 : Siapa nama Anda saya mohon disebutkan ?
Begawan menjawab sama dengan jawaban yang ke-1 dan ke-2 :Tuhan Maha Perkasa
Pertanyaan saya sampai tiga kali untuk mengetahui identitas diri tidak dijawab dan mengatakan Tuhan Maha Perkasa.

Komunikasi ini saya alami sangat cepat dan merupakan komunikasi dengan speed tercepat yang pernah saya lakukan sampai sekarang ini awal bulan Januari tahun 2011, rasanya seperti dua detik tapi speed yang di injeksi kedalam memori otak sangat banyak dan lengkap, dapat saya mengerti dan saya fahami sampai detil-nya dengan jelas.

Efek dari komunikasi ini yaitu saya tidak bisa tidur selama empat malam tiga hari yaitu selama tiga hari tiga malam ditambah satu malam pertama. Tapi Saya heran tidak ada rasa lesu atau mengantuk walau sedikit, malah energi rasanya berlipat ganda sehat lahir bathin, saya tetap melakukan pekerjaan dan kegiatan sehari-hari. Bisa tidur normal pada malam ke-5 tanpa rasa lesu tapi segar bugar sehat lahir dan bathin.

Sampai saat ini hanya komunikasi dengan Roh Pencipta Tombak ini yang ada efek samping yang lain tidak ada efek samping.


Link artikel Keris dan Tombak :

Keris-dan-tombak-1
Keris-dan-tombak-2
Keris-dan-tombak-3
Keris-dan-tombak-4
Rahasia Keris bisa berdiri

Jumat, 31 Desember 2010

Keris dan Tombak-3

Keris dan Tombak
(bagian-3)

Dari cerita orang-orang jaman sekarang suka pada Keris atau Tombak buatan empu pada jaman kerajaan,ada mitos kalau pada jaman perubahan yaitu dari jaman Hindu dan Budha beralih ke jaman Islam di Pulau Jawa yaitu orang-orang Jawa mengalami perubahan kekuatan baik fisik maupun Spiritual juga dalam hal melakukan tirakat termasuk kekuatan berpuasa.

Pada jaman dahulu banyak cerita-cerita kalau Pertapa yaitu orang yang mempelajari Ilmu Jawa banyak yang melakukan puasa sampai empat puluh hari empat puluh malam tanpa makan dan minum dan bahkan Pertapa mampu melakukan Tapa duduk bersila sampai bertahun-tahun tanpa bergerak juga tanpa makan dan minum di tempat Gua atau tempat Bertapa lainnya,dalam waktu bertahun-tahun ini tetap hidup dan pada tiap-tiap lubang tidak dimasuki binatang kecil.

Dari cerita ini masyarakat jaman sekarang lebih percaya kalau Keris maupun Tombak buatan pada masa Jaman Kerajaan Hindu dan Budha Merupakan Keris atau tombak yang ampuh dalam hal Isoteris. Dari cerita ini sampai sekarang masih banyak yang berburu Keris atau Tombak buatan Empu pada jaman Kerajaan Hindu dan Budha.

A. Daya Isoteris Keris dan Tombak jaman Sekarang.

Kekuatan Keris dan Tombak ini pengalaman dalam pendeteksian menunjukkan kebenaran kalau kekuatan Isoteris Keris atau Tombak pada jaman Sekarang mempunyai daya dan kekuatan yang berbeda dibandingkan dengan kekuatan Keris dan tombak pada jaman Kerajaan.

Pengalaman pendeteksian antara lain :
  1. Pengalaman pendeteksian Keris dan Tombak jaman sekarang ini, punya teman-teman yang biasanya ingin Keris maupun Tombak yang Dia miliki ada isinya atau tidak.
  2. Ditempat penjualan keris yang jumlahnya ratusan keris lebih dari empat ratus Keris, secara diam-diam Saya deteksi.
  3. Juga tempat Orang Tua (Mbah yaitu orang punya ilmu Tua dan di Tuakan) Pada bulan Suro (bulan jawa) banyak Keris dan Tombak milik orang yang dimandikan oleh Mbah juga sampai mencapai ratusan.
Selain memandikan...Mbah ini bisa juga menginduksi Keris,Tombak dan benda-benda lain,maka Keris atau Tombak yang dimandikan oleh Mbah ini dipercaya lebih ampuh dan Makhluk Halus Jin atau Roh penghuni Keris akan suka dan kerasan tinggal. Mbah ini biasanya menguasai Ilmu Jawa termasuk Perhitungan Primbon Jawa.

Keris atau Tombak yang sudah dirawat dan diyakini orang memang berbeda dari yang berada di pasaran mungkin karena perbedaan penginduksian yang dilakukan dan bisa juga dari kepercayaan yang mempunyai Keris atau Tombak.

Buatan Empu jaman sekarang yang dijual hampir tidak ditemukan yang mempunyai daya besar bahkan ada yang cenderung hasil karya seni (eksoteris).

B. Daya Isoteris Keris dan Tombak pada Jaman Kerajaan Hindu dan Budha.

Pengalaman ini sangat berharga bagi Saya karena tidak mudah mencari siapa yang punya Keris atau Tombak buatan Empu jaman Kerajaan dan juga tidak mudah untuk memastikan keasliaan-nya. Sebenarnya Saya tidak pernah membayangkan kalau bisa punya pengalaman pendeteksian Keris dan Tombak buatan Empu jaman Kerajaan milik seorang dari keturunan Raja Majapahit dan merupakan Kerajaan besar pada Jaman Kerajaan juga merupakan cikal bakal Negara Indonesia sekarang ini.

Pada mulanya Saya dikenalkan oleh teman Saya kalau tetangga sebelah rumahnya itu memerlukan pendeteksian mungkin ada hal yang perlu diketahui baik tidaknya di dalam rumah dan pekarangan-nya. Maka kami berdua pergi di sebelah rumah yaitu teman yang dimaksud, maka berkenalan lah Saya dengan tetangganya itu. Setelah berkenalan Saya ditinggal pulang kerumah oleh teman Saya dan kami berdua masuk kedalam ruang tamu.

Kami berbicara seperlunya dan menyatakan maksud yang di inginkan yaitu pendeteksian disekitar rumahnya. Kami keluar lagi di halaman rumah, pendeteksia Saya lakukan mulai dari halaman rumah pendeteksian saya lakukan merata setelah itu masuk lagi kedalam ruang tamu untuk mendeteksi, posisi ini pada tengah rumah dan Saya lakukan pendeteksian berputar 3600untuk tiap-tiap ruangan tidak perlu membuka pintu dan tidak perlu dideteksi satu persatu karena dengan cara berputar 3600 ini bisa menembus tiap-tiap ruangan yang ada.

Setelah selesai didalam ruang tamu Saya lanjutkan pendeteksian di halaman belakang rumah,pendeteksian dibelakang rumah ini Saya lakukan secara merata termasuk kedalam ruangan rumah dari belakang di halaman belakang,ada keanehan ada Daya Kekuatan yang sangat besar berada dalam salah satu ruangan rumah.

Setelah pendeteksian kami berdua masuk kembali ke dalam ruang tamu dan Saya menjelaskan hasil pendeteksian yang sudah Saya lakukan tadi dengan perincian berikut.
  1. Pendeteksian pada halaman depan rumah tidak bermasalah energi positif.
  2. Pendeteksian di ruang tamu tidak bermasalah.
  3. Pendeteksian di halaman belakang rumah tidak bermasalah,tapi dari halaman belakang ini terdeteksi adanya energi yang sangat besar didalam satu ruangan didalam rumah (energi ini tidak terdeteksi dari ruang tamu).
Saya katakan : Energi yang berada dalam ruangan itu sangat besar membuat Saya bergetar sampai seluruh tubuh.

Berkata dan bertanya : Ya Saya melihat tubuh Anda bergetar. Apakah energi positif atau negatif ?

Saya jawab dan bertanya : Saya tidak dapat menyimpulkan positif atau negatif,tapi Saya andaikan Kalau dingin terlalu dingin seperti es dan kalau tidak dapat mengendalikan bisa berakibat tidak baik. Bagaimana reaksi pada kehidupan Bapak apakah ada hal-hal yang sering merugikan.

Jawab : Tidak ada masalah biasa-biasa saja.

Pada pendeteksian disini saya merasakan energi yang sangat besar rasanya seluruh tubuh dan semua rambut dan bulu rambut di seluruh tubuh ikut bergetar, sampai saat ini adalah merupakan pendeteksian yang sangat mentakjubkan.

Kemudian Saya mendengar cerita kalau Keris dan Tombak berjumlah 373 bilah itu merupakan peninggalan Leluhur dari silsilah keturunan AX yaitu salah satu nama raja Majapahit (maaf tidak Saya sebutkan nama Raja Majapahit ini). Sebenarnya yang berhak merawat adalah Kakak tertua, tapi Kakak tertua itu menyerahkan perawatan Keris dan Tombak itu kepada Dirinya.

Kemudian Saya diajak melihat ke dalam ruangan Khusus itu Keris dan Tombak ditaruh diatas rak yang tiap lubang ada Keris dan Tombak tanpa ada batang tombak posisi vertikal ditutupi kain berwarna Kuning,warna kuning ini sama dengan warna kuning yang di pakai di Pulau Bali.

Juga bercerita kalau Dirinya sekarang merupakan Ketua dari salah satu Paguyupan Paranormal yang setiap tiga puluh enam hari sekali mengadakan pertemuan.

Saya menilai kalau orang ini memang sengaja menguji Saya,tapi orang ini Sederhana tidak kelihatan kalau Ketua dari salah Satu Paguyupan Paranormal dan Saya sangat kagum tidak merendahkan orang yang kemampuan dibawah Ilmu Orang ini,yang ada rasa persahabatan dan kekeluargaan.

Dari pengalaman ini Saya ingat falsafah Orang Jawa yaitu Ilmu Padi : Semakin berisi semakin menunduk, falasafah ini juga sebenarnya diterapkan dalam pembuatan bentuk Keris, orang seperti ini sangat jarang sekali dan selama hidup Saya sampai sekarang ini tidak lebih dari tiga orang.

Kebanyakan orang kalau punya Ilmu merasa dirinya sudah merupakan orang yang berilmu tinggi,padahal belajar Ilmu masih belum sampai satu tahun. Orang yang semacam ini banyak Saya temukan, biasanya banyak omong dan banyak cerita tentang kehebatan Ilmu yang Dia pelajari.

Sebenarnya memang Kita tidak perlu menganggap diri Kita ini seorang yang berilmu tinggi,karena diatas langit masih ada langit. Disinilah Kita harus menyadari kalau Masih banyak orang-orang yang Ilmunya jauh lebih tinggi dari Diri Kita. Lebih baik kalau Kita masing-masing bersikap biasa saja.

NB :
Keris atau tombak di Kota Surabaya oleh orang-orang yang suka Judi adu burung Merpati digunakan untuk Toyeng yaitu dipakai secara langsung untuk menghadang burung Merpati yang akan turun untuk diarahkan kearah yang diinginkan hal ini dilakukan dengan cara sembunyi supaya tidak diketahui oleh kelompok petaruh lawan.

Burung Merpati dilepas bersamaan pada tempat dan jarak yang sama, jarak adu Merpati ini bisanya paling dekat lebih dari sekitar satu kilometer jarak dari rumah Burung Merpati.


Link artikel Keris dan Tombak :

Keris-dan-tombak-1
Keris-dan-tombak-2
Keris-dan-tombak-3
Keris-dan-tombak-4
Rahasia Keris bisa berdiri